Langsung ke konten utama

Puisi-Puisi Aldy Firanata;Senjaku Ada Padamu

Senjaku Ada Padamu
Karya Aldy Firanata

Senja, kau pun datang

Matahari pun mulai memejamkan matanya
Ku pun terhenti seketika, terdiam dan merenung
Akankah hati akan retak, akankah jiwa akan mati

Dimana aku ini?
Dibalik senja yang bersembunyi
Menyampakan pesan dari setitik sinarnya menjawab? Dimana sesungguhnya kekasih hati
Yang enggan pula menampakan rautnya, bukankah rindu ini sungguh menyilau

Datanglah...!!
Cukuplah datang dengan membawa cinta dan kesetian
Walau kau tak pernah berjanji untuk menyinarinya
Tetapi kuyakin senjamu akan berkilau

Akupun tak kan pergi walau senja mu menghilang
Karna ku yakin esok kau kan hadir kembali
Senja yang indah, kupandang tak bosan..
Aku hanya mutiara di balik lumpur, yang selalu setia menantimu..
Indralaya Utara, 1 April 2018


Sejuta Impian
Karya Aldy Firanata

Angan anganku terbang melayang, melintasi haling rintang yang ada
Membangunkan suatu impian, yang entah itu nyata

Menghiasi renung hati dan pikiran, membakar jiwa yang telah lama padam
Mengingatkan akan sejuta impian yang telah lama, kupendam
Hari demi hari, yang semakin kuimpi impikan
Demi mennyongsong esok, yang kan kujalani dengan penuh arti

Dengan mewujudkan keadilan dan kejujuran
Yang kan membawa kemenangan, yang nyata
Tanpa ada debu yang mengiringinya
Sebagai acuan dari jiwa jiwa yang kotor

Kini ku berharap, akan ada impian yang nyata
Melepaskan rasa gundah didada, dan mengisyarakatkan suatu yang ada
Genggamlah impianmu wahai engkau sang pemimpi
Aku hanyalah impianmu yang harus engkaukau perjuangkan
Indralaya Utara, 3 April 2018


Keteguhan dan Perkasamu
Karya Aldy Firanata

Dideru malam yang dingin ini
Ku.. teringat akan perjuanganmu
Perjuangan yang belum mampu tuk ku hadapi
Memikul beban yang amat berat dan menyusahkanmu

Walau kau tak  pernah mengeluh
Ku.. tau kau hanya pura pura tak mengeluh
Seakan tiada topan yang dapat menghalau
Seakan tiada petir yang dapat menyambarmu

Karna kau seperti buntang yang selalu melindungi
Menerpa dari segala haling rintang yang ada
Karna ku yakin bersamamu akan terasa indah
Karna kau lah mutiaraku yang selalu bersinar dalam hidupku

Yang menyanyangiku tanpa keluh dan kesahmu
Engakaulah ayahku, yang kucintai
Dan kubanggakan..
Terima kasih ayahku
Indralaya Utara, 8 April 2018


Biodata Penulis

     Saya bernama Aldy Firanata, anak laki laki dari pasang Bpk. Katmidi dan Ibu Endang yang lahir pada 19 januari 2001 dan tinggal di Desa 3 Tanjung Pering Kec. Indralaya Utara Kab. Ogan Ilir. Prov. Sumatera Selatan. Nomor hp yang bisa dihubungi adalah 082375012999 dan WA saya adalah +1 315 988-0438. Saya masih berstatus pelajar di SMAN 1 INDRALAYA UTARA  kelas 12.
     Saya memang hobi menulis puisi dan ingin mengikutinya ke lomba agar dapat meraih prestasi dan pengalaman baru. Mungkin itu saya yang dapat saya sampaikan, lebih dan kurangnya mohon dimaafkan.













Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Andi Sofyan Nur;Penderitaan

Janji Karya : Andi Sofyan Nur Dua hari yang lalu Aku berjanji padamu Janji yang pastinya aku tepati Untuk bertemu Bersua Dan menggenggam telapak dingin tanganmu Kemarin Satu hari sebelum waktu pertemuan Kita berjumpa Bersalaman Dan Kau berpamitan padaku Sore hari tampak sangat memerah Menutupi wajah murungku Menutupi seluruh tubuhku Menghangatkan jasadku Walau sebenarnya masih terasa dingin Walau bukan penghangat bagiku Harapan itu tenggelam di ufuk barat Hari ini Aku berdiri Menunggu Dan Menanti di tempat yang telah kujanjikan Hanya menanti Semoga hatimu ingat janjiku dua hari yang lalu Janji yang tak bisa kutepati Semoga kebahagiaan selalu dijanjikan untukmu Dan selalu ditepati Kota Makassar, 23 Maret 2018 Menjauh Karya : Andi Sofyan Nur Aku bukan tak menyukai takdir Bukan juga ingin membencinya Hanya menginginkan sesuatu milikku kembali Hal yang pernah mengisi kehidupanku Dirimu yang kini jauh dariku Kemarin aku duduk dibelakangmu Te...

Puisi-Puisi Apri Kuncoro; Rintik Hujan

RINTIK HUJAN Apri Kuncoro Angin berhembus begitu kencang Seolah badai akan segera datang Menerpa segala apa yang ia terjang Mentari pun mulai tertutup awan mendung Menutup pancaran sinar mentari dari ibu pertiwi Burung-burung mulai berterbangan kesana kemari Mencari tempat untuk bernaung diri’ Katak-katak pun seolah iku bernyanyi Menyambut rintik hujan yang turun ke bumi ‘ Membasahi seluruh wilayah dan makhluk hidup dialam ini Rintik hujan yang selalu ku nanti Aku berharap engkau mampu hadir setiap hari Walau hadirmu hanya sedikit sekali Tapi aku tetap Mensyukuri Karena kau adalah Karunia Illahi Gombong,28 Maret 2018-03-28 RESAH DAN GELISAH Apri Kuncoro Rasa resah dan gelisah hati ini Tak pernah aku mengerti Kapan ia datang dan kapan ia pergi Semua seolah sulit aku pahami Karena resah dan gelisah adalah rasa yang penuh misteri Sebuah misteri yang terkadang sulit aku pungkiri\ Kedua rasa itu,tiba-tiba hadir tanpa ku sadari Pabila ku mengingatmu wahai kek...

Puisi-Puisi Ahmad Latiful Ansori;Kekuatan Cinta Gusdur

KEKUATAN CINTA GUSDUR Oleh : Ahmad Latiful Ansori Duhai Gusdur Aku tahu di balik candamu yang ceria Tersembunyi luka yang sangat dalam Luka yang tak akan pernah hilang saat seseorang berusaha menghunus mahkotamu Aku tahu Engkau tidak pernah mengharapkan mahkota itu Engkau hanya sedih saat kasihmu harus di balas dengan pedih Engkau memang tak punya musuh Tetapi serigala serigala itu telah haus kekuasaan Tak ada lagi yang bisa mereka cengkeram Selain merobek dan menyasap baju yang engkau kenakan Mereka memang biadab Membiarkanmu keluar tanpa sehelai sampur Duhai gusdur Mendengarkan kabar itu Bangsa ini tak pernah malu memilikimu Seraut wajahmu Melintas jelas bersama terpaan sang bayu Mengingatkan kami, bahwa kami masih rindu Masih menyisakan rindu oleh sosokmu Duhai guru Mungkin ini memang sudah seharusnya terjadi Engkau kembali pada yang maha mengasihi Kasihmu pada bangsa ini mampu membuat kami melihat dalam gelap Ragamu yang terpisah dari bangsa ini Ta...