Langsung ke konten utama

Puisi-Puisi Anjani Mira Puspita Sari ;Penikmat Rindu

Khayalan
Oleh: Anjani mira puspita sari

Angin berhembus kencang
secarik kertas pun terbang
bagai layang layang
terselipkan angan-angan
yang penuhi harapan
dengan hidup bagai hiasan
pernak pernik indah transparan
telah jadi gambaran
seindah lukisan
seindah peranan
lengkapi sejuta khayalan
yang jadi perpaduan
seindah lagu dan nyanyian
ingin segalanya ku bayangkan
betapa indahnya kesuksesan
tanpa keluhan
tanpa kebosanan
serta kepasrahan yang jadi alasan
awal mula kehancuran 

semarang baru,22 April 2018


selimut rindu
oleh: Anjani mira puspita sari

sentuhan itu
telah jadi saksi bisu
hati yang sekeras batu
dapat lemah terpaku
bagai bergerak aku tak mampu
mata itu
adalah sebab hati jatuh
tubuh kaku nan luluh
namun tak rapuh
dan juga tak berpeluh
bumi keras bergoncang
entah apa ini yang orang bilang
yang orang perbincangkan
kiasan sebuah perasaan
yang selalu jadi pertanyaan
tetapi tak terisyaratkan
inikan asa dalam cinta
tumbuh bagai alam hijau
dibawah awan biru
tempat hidupnya rasa rindu
yang menggebu-gebu
 semarang baru,22 april 2018


penikmat rindu
oleh: Anjani mira puspita sari

gelap gulita terasa sunyi
senandung melodi menghiasi
temani malam ini
dengan kesendirian yang tak berarti
aku jadi terkenang
ku mengenang segala tatapan
kian timbulkan kerinduan
kegelisahan yang mengemban
ingin kucari jawaban
kucari atas segala pertanyaan
agar tau tentangmu
yang selalu penuhi pikiranku
sampai aku jadi tak mampu
menanggung beban dan pilu
dari rindu yang kian memerasku
ingin ku bertemu
inginku tatap matamu
dibawah awan biru
agar kulepaskan seluruh rindu ku
yang buat hari hariku kelabu
wahai pangeranku

semarang baru,22 april 2018


Biodata Penulis

Nama saya Anjani Mira Puspita Sari biasa dipanggil Anjani Mira, saya yang lahir di Kota Metro pada tanggal 9 Juni 2001 yang bertempat tinggal di Semarang Baru Kec. Pasir Sakti, Kab. Lampung Timur. Saya mulai belajar menulis dari kecil yang suka berinspirasi dengan pikiran dan perasaan. Keinginan jadi seorang guru.Jika ingin menghubunginya bisa lewat akun FB Anjani Mira.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Andi Sofyan Nur;Penderitaan

Janji Karya : Andi Sofyan Nur Dua hari yang lalu Aku berjanji padamu Janji yang pastinya aku tepati Untuk bertemu Bersua Dan menggenggam telapak dingin tanganmu Kemarin Satu hari sebelum waktu pertemuan Kita berjumpa Bersalaman Dan Kau berpamitan padaku Sore hari tampak sangat memerah Menutupi wajah murungku Menutupi seluruh tubuhku Menghangatkan jasadku Walau sebenarnya masih terasa dingin Walau bukan penghangat bagiku Harapan itu tenggelam di ufuk barat Hari ini Aku berdiri Menunggu Dan Menanti di tempat yang telah kujanjikan Hanya menanti Semoga hatimu ingat janjiku dua hari yang lalu Janji yang tak bisa kutepati Semoga kebahagiaan selalu dijanjikan untukmu Dan selalu ditepati Kota Makassar, 23 Maret 2018 Menjauh Karya : Andi Sofyan Nur Aku bukan tak menyukai takdir Bukan juga ingin membencinya Hanya menginginkan sesuatu milikku kembali Hal yang pernah mengisi kehidupanku Dirimu yang kini jauh dariku Kemarin aku duduk dibelakangmu Te...

Puisi-Puisi Apri Kuncoro; Rintik Hujan

RINTIK HUJAN Apri Kuncoro Angin berhembus begitu kencang Seolah badai akan segera datang Menerpa segala apa yang ia terjang Mentari pun mulai tertutup awan mendung Menutup pancaran sinar mentari dari ibu pertiwi Burung-burung mulai berterbangan kesana kemari Mencari tempat untuk bernaung diri’ Katak-katak pun seolah iku bernyanyi Menyambut rintik hujan yang turun ke bumi ‘ Membasahi seluruh wilayah dan makhluk hidup dialam ini Rintik hujan yang selalu ku nanti Aku berharap engkau mampu hadir setiap hari Walau hadirmu hanya sedikit sekali Tapi aku tetap Mensyukuri Karena kau adalah Karunia Illahi Gombong,28 Maret 2018-03-28 RESAH DAN GELISAH Apri Kuncoro Rasa resah dan gelisah hati ini Tak pernah aku mengerti Kapan ia datang dan kapan ia pergi Semua seolah sulit aku pahami Karena resah dan gelisah adalah rasa yang penuh misteri Sebuah misteri yang terkadang sulit aku pungkiri\ Kedua rasa itu,tiba-tiba hadir tanpa ku sadari Pabila ku mengingatmu wahai kek...

Puisi-Puisi Ahmad Latiful Ansori;Kekuatan Cinta Gusdur

KEKUATAN CINTA GUSDUR Oleh : Ahmad Latiful Ansori Duhai Gusdur Aku tahu di balik candamu yang ceria Tersembunyi luka yang sangat dalam Luka yang tak akan pernah hilang saat seseorang berusaha menghunus mahkotamu Aku tahu Engkau tidak pernah mengharapkan mahkota itu Engkau hanya sedih saat kasihmu harus di balas dengan pedih Engkau memang tak punya musuh Tetapi serigala serigala itu telah haus kekuasaan Tak ada lagi yang bisa mereka cengkeram Selain merobek dan menyasap baju yang engkau kenakan Mereka memang biadab Membiarkanmu keluar tanpa sehelai sampur Duhai gusdur Mendengarkan kabar itu Bangsa ini tak pernah malu memilikimu Seraut wajahmu Melintas jelas bersama terpaan sang bayu Mengingatkan kami, bahwa kami masih rindu Masih menyisakan rindu oleh sosokmu Duhai guru Mungkin ini memang sudah seharusnya terjadi Engkau kembali pada yang maha mengasihi Kasihmu pada bangsa ini mampu membuat kami melihat dalam gelap Ragamu yang terpisah dari bangsa ini Ta...