Langsung ke konten utama

Puisi-Puisi Destria Ramadina;Meraih Impian

MERAIH IMPIAN
Oleh : Destria Ramadina
E:\DINA\FOTO\1502716462097.jpg
Sumber : DiniIndriaPutri
Ketika ku mulai melangkah
Detik demi detik, hari demi hari
Kumulai menggoreskan tinta pada lembaran – lembaran cerita
Tersirat, Tersurat, Terukir sebuh harapan besar
Dan penuh makna yang sangat berharga
    Akan ku jelajahi dunia ini
    Demi meraih semua impianku
    Walau penuh dengan segala rintangan
    Takkan gentar ku lawan semua rintangan itu
Lewat kata – kata dalam doa
Kan kuhapuskan semua keluh kesah dalam diriku
Agar tercapainya impian dan cita - citaku
Demi kebahagian yang ku impikan


INGIN MEMILIKI
Oleh :Destria Ramadina

Ia ada dan nyata
Terlihat istimewa dimataku
Dimana – mana selalu ada dirinya
Saat ku tersadar ataupun tertidur
Dia selalu terbayang – baying dalam pikiranku
Aku ingin memilikinya
Tetapi itu sangat sulit
Hati kecilku menentang itu
ia seperti air yang sulit untuk ku genggam
Ku melihatnya, ku merasakan kehadirannya
Tetapi ia tak bisa ku miliki
Ku hanya bisa melihat dan merasakan tanpa bisa ku miliki


HARTA WAJAH dan CINTA 
Oleh : Destria Ramadina

Jangan kau melihat Harta
Karena harta bisa menghilang
Jangan kau melihat wajah
Karena wajah bisa menipu
Carilah orang yang membuatmu bahagia
Bukan karena Harta ataupun Wajah
Tetapi karena Cinta dan Kasih Sayang
Yang dapat membuatmu bahagia
Jangan kau sia – sia kan hidupmu
Hidupmu sangatlah singkat
Jika kau salah memilih
Kau akan merasakan ketidak nyamanan dalam hidup


Biodata Penulis
E:\DINA\dsd\Pictures\PicsArt\PicsArt_10-13-09.11.05_1.jpg
Saya adalah Destria Ramadina, anak ke-2 dari tiga bersaudara yang dilahirkan 19 tahun lalu, tepatnya tanggal 31 Desember 1998 di Bandar Lampung.
Sejak lahir sampai saat ini saya tinggal di Bandar Lampung. Dari Sekolah Dasar Sampai Sekolah Menengah Atas, saya di sekolahkan oleh orang tua saya di Sekolah negeri di Bandar Lampung, dan saat ini juga saya sedang menempuh S1 di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Saat ini saya masih semester 2 dan di kampus saya aktif dalam Organisasi Intra Kampus yaitu LPM ( Lembaga Pers Mahasiswa).
Saya menyukai menulis saat saya duduk di Sekolah Menegah Atas, saat itu hanya hobi semata saja, saya hanya menulis dibuku harian dan sedikit menulis di BLOG pribadi saya. Karna sebelum itu saya mencoba dalam hal seni menggambar. Tetapi walaupun hobi saya tidak tersalurkan saat di SMA tetapi saat ini saya lebih menekuni lagi tentang tulis – menulis di Universitas dengan masuk kedalam Unit kegiatan Mahasiswa Lembaga Pers Mahasiswa. Puisi ini adalah salah satu pembelajaran bagi saya untuk mengasah hobi saya agar bisa lebih mahir. Kritikan dan saran sangat saya perlukan untuk lebih baik lagi kedepannya. Terimakasih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Andi Sofyan Nur;Penderitaan

Janji Karya : Andi Sofyan Nur Dua hari yang lalu Aku berjanji padamu Janji yang pastinya aku tepati Untuk bertemu Bersua Dan menggenggam telapak dingin tanganmu Kemarin Satu hari sebelum waktu pertemuan Kita berjumpa Bersalaman Dan Kau berpamitan padaku Sore hari tampak sangat memerah Menutupi wajah murungku Menutupi seluruh tubuhku Menghangatkan jasadku Walau sebenarnya masih terasa dingin Walau bukan penghangat bagiku Harapan itu tenggelam di ufuk barat Hari ini Aku berdiri Menunggu Dan Menanti di tempat yang telah kujanjikan Hanya menanti Semoga hatimu ingat janjiku dua hari yang lalu Janji yang tak bisa kutepati Semoga kebahagiaan selalu dijanjikan untukmu Dan selalu ditepati Kota Makassar, 23 Maret 2018 Menjauh Karya : Andi Sofyan Nur Aku bukan tak menyukai takdir Bukan juga ingin membencinya Hanya menginginkan sesuatu milikku kembali Hal yang pernah mengisi kehidupanku Dirimu yang kini jauh dariku Kemarin aku duduk dibelakangmu Te...

Puisi-Puisi Apri Kuncoro; Rintik Hujan

RINTIK HUJAN Apri Kuncoro Angin berhembus begitu kencang Seolah badai akan segera datang Menerpa segala apa yang ia terjang Mentari pun mulai tertutup awan mendung Menutup pancaran sinar mentari dari ibu pertiwi Burung-burung mulai berterbangan kesana kemari Mencari tempat untuk bernaung diri’ Katak-katak pun seolah iku bernyanyi Menyambut rintik hujan yang turun ke bumi ‘ Membasahi seluruh wilayah dan makhluk hidup dialam ini Rintik hujan yang selalu ku nanti Aku berharap engkau mampu hadir setiap hari Walau hadirmu hanya sedikit sekali Tapi aku tetap Mensyukuri Karena kau adalah Karunia Illahi Gombong,28 Maret 2018-03-28 RESAH DAN GELISAH Apri Kuncoro Rasa resah dan gelisah hati ini Tak pernah aku mengerti Kapan ia datang dan kapan ia pergi Semua seolah sulit aku pahami Karena resah dan gelisah adalah rasa yang penuh misteri Sebuah misteri yang terkadang sulit aku pungkiri\ Kedua rasa itu,tiba-tiba hadir tanpa ku sadari Pabila ku mengingatmu wahai kek...

Puisi-Puisi Fatimatus Sya'diah;Bagiku Kamu

Antara Ada Dan Tiada Penulis: Fatimatus sya'diah Sejenak garis tipis itu mulai membentuk, Menyeringai tanpa mengerti Mungkin sebab tak lagi mau dicari, Berhenti mencaci tentang rasanya yang tak diyakini. Memilah gengsi dari rangkaian rasa dihati Untuk keberanian yang kau cipta dalam untaian kata, Yang kucerca dgn kata tanpa terduga Untuk perhatian yang kau tuang dalam secangkir kopi, Yang membuatku seketika merasa percaya akan hati Untuk tawa pengertian yang kau sajikan dalam ketenangan Yang membuatku k esal akan tatapan Untuk rela menjadi telinga dalam tiap suara, Yang seketika hadirkan rasa yang tiada dalam kamus rasa Terima kasih, Untuk rasa yang tak pernah terbaca walau selalu dirasa Pekanbaru, 28 April 2018 Sama Dengan Payah Penulis: Fatimatus sya’diah Ketika kata menjadi fatamorgana Hilang dalam rasa Ingin sampaikan makna namun samar dalam oase lara Masih sama dalam asa Meski memudar dalam raga Masih dengan gerutu sang pendusta Walau t...