Langsung ke konten utama

Puisi-Puisi Devi Putri;Sekelopak Rindu

Sekelopak Rindu
Oleh :Devi Putri

Dengarkanlah rintihan hati ini …
Bergejolak hasrat dijiwa ingin berjumpa …
Sesekali kelopak mata ingin memandang…
Engkau sang pujanga hati...
Sekelopak rindu sedang menanti…
Ke vakuman hati selama ini…
Ingin ku akhiri,wahai sang punjanga hati…
Hati ini selalu merintih…
Berkata dan menjerit…
Wahai sang ilahi pertemukanlah kami kembali…
Untuk menggobati sekelopak rindu ini…
Dimana kau berada sang punjanga hati…
Betapa tersiksa batin ini…
Menahan sekelopak rindu yang tak terobati..
Tak pernah lelah hati ini mencari….
Ribuan tetesan air mata yang membasahi bumi…
Seutas doa yang terpanjatkan  dari lisan ini..
Dan hati ini berkata…
Sang punjanga hati…
Ada hati yang menanti…
Menanti kamu kembali…
Untuk mengobati sekelopak rindu ini …..

16 April 2018


Cinta dalam diam
Oleh:Devi putri

Wahai sang penjelajah hati…
Senyumanmu seindah senja di sore hari…
Tutur katamu begitu lembut….
Yang membuatku jatuh hati padamu…
Namu cinta itu hanya sebatas dalam diam…
Andaikan saja hati ini bisa berbicara…
Mungkin ribuan kata-kata akan terungkap…
Apalah daya hati ini yang tidak bisa berkata…
Hanya mampu menunggu…
Akan kepastian yang tak pernah berlabu…
Apalah daya mencintai dalam diam…
Ribuan tahun cinta itu memendam…
Dalam relung hati yang terdalam…
Cinta dalam diam…
Hanya sakit yang aku rasakan…
Seutas doa yang hanya bisa ku panjatkan
Serangkaian harapan yang menghampar…
Agar cinta dalam diam dapat tersampaikan…
Padamu sang penjelajah hati ini…

16 April 2018


Cemburu yang membara
Oleh:Devi putri

Cemburu itu datang kembali…
Merobek-robek hati kecil ini…
Sesak dada ini…
Air mata yang slalu membanjiri jiwa ini…
Betapa pedih hati ini…
Melebihi pedihnya tangan yang tergores
Oleh pisau…
Ribuan kelopak hati yang jatuh …
Ku sendiripun tak mampu tuk mengobati hati ini…
Cemburu yang begitu membara…
Membakar jiwa ini…
hati dan pikiran yang selalu memanas
terbakar oleh cemburu…


16 April 2018


Biodata Penulis:

Nama saya Devi Putri ,saya lahir pada tanggal 3 september 1999 dan sekarang saya berusia 18 tahun.saya anak pertama dari dua bersaudara saya memiliki seorang adik yang bernama lia salsabila dan sekarang dia duduk dibangku SMP.saya beralamat di JL.Raya Desa NIBUNG ,kecamatan KOBA, kabupaten BANGKA TENGAH,Provinsi Kepulauan BANGKA BELITUNG.Sekarang saya berstatus sebagai mahasiswi semester dua  di universitas BANGKA BELITUNG ,fakultas ekonomi dan jurusan ekonomi.hobi saya adalah mendengarkan musik ,dan bernyanyi,saya juga senang dalam menulis puisi.motivasi dalam hidup saya adalah “hidup adalah pilihan”.dan ini nomor telpon saya 083175859685,dan email saya pdevi1923@gmail.com .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Andi Sofyan Nur;Penderitaan

Janji Karya : Andi Sofyan Nur Dua hari yang lalu Aku berjanji padamu Janji yang pastinya aku tepati Untuk bertemu Bersua Dan menggenggam telapak dingin tanganmu Kemarin Satu hari sebelum waktu pertemuan Kita berjumpa Bersalaman Dan Kau berpamitan padaku Sore hari tampak sangat memerah Menutupi wajah murungku Menutupi seluruh tubuhku Menghangatkan jasadku Walau sebenarnya masih terasa dingin Walau bukan penghangat bagiku Harapan itu tenggelam di ufuk barat Hari ini Aku berdiri Menunggu Dan Menanti di tempat yang telah kujanjikan Hanya menanti Semoga hatimu ingat janjiku dua hari yang lalu Janji yang tak bisa kutepati Semoga kebahagiaan selalu dijanjikan untukmu Dan selalu ditepati Kota Makassar, 23 Maret 2018 Menjauh Karya : Andi Sofyan Nur Aku bukan tak menyukai takdir Bukan juga ingin membencinya Hanya menginginkan sesuatu milikku kembali Hal yang pernah mengisi kehidupanku Dirimu yang kini jauh dariku Kemarin aku duduk dibelakangmu Te...

Puisi-Puisi Apri Kuncoro; Rintik Hujan

RINTIK HUJAN Apri Kuncoro Angin berhembus begitu kencang Seolah badai akan segera datang Menerpa segala apa yang ia terjang Mentari pun mulai tertutup awan mendung Menutup pancaran sinar mentari dari ibu pertiwi Burung-burung mulai berterbangan kesana kemari Mencari tempat untuk bernaung diri’ Katak-katak pun seolah iku bernyanyi Menyambut rintik hujan yang turun ke bumi ‘ Membasahi seluruh wilayah dan makhluk hidup dialam ini Rintik hujan yang selalu ku nanti Aku berharap engkau mampu hadir setiap hari Walau hadirmu hanya sedikit sekali Tapi aku tetap Mensyukuri Karena kau adalah Karunia Illahi Gombong,28 Maret 2018-03-28 RESAH DAN GELISAH Apri Kuncoro Rasa resah dan gelisah hati ini Tak pernah aku mengerti Kapan ia datang dan kapan ia pergi Semua seolah sulit aku pahami Karena resah dan gelisah adalah rasa yang penuh misteri Sebuah misteri yang terkadang sulit aku pungkiri\ Kedua rasa itu,tiba-tiba hadir tanpa ku sadari Pabila ku mengingatmu wahai kek...

Puisi-Puisi Ahmad Latiful Ansori;Kekuatan Cinta Gusdur

KEKUATAN CINTA GUSDUR Oleh : Ahmad Latiful Ansori Duhai Gusdur Aku tahu di balik candamu yang ceria Tersembunyi luka yang sangat dalam Luka yang tak akan pernah hilang saat seseorang berusaha menghunus mahkotamu Aku tahu Engkau tidak pernah mengharapkan mahkota itu Engkau hanya sedih saat kasihmu harus di balas dengan pedih Engkau memang tak punya musuh Tetapi serigala serigala itu telah haus kekuasaan Tak ada lagi yang bisa mereka cengkeram Selain merobek dan menyasap baju yang engkau kenakan Mereka memang biadab Membiarkanmu keluar tanpa sehelai sampur Duhai gusdur Mendengarkan kabar itu Bangsa ini tak pernah malu memilikimu Seraut wajahmu Melintas jelas bersama terpaan sang bayu Mengingatkan kami, bahwa kami masih rindu Masih menyisakan rindu oleh sosokmu Duhai guru Mungkin ini memang sudah seharusnya terjadi Engkau kembali pada yang maha mengasihi Kasihmu pada bangsa ini mampu membuat kami melihat dalam gelap Ragamu yang terpisah dari bangsa ini Ta...