Insan Berdosa
isep saepumilah
Wahai manusia
jangan kau tertipu daya
oleh dunia yang pana
yang rasuki jiwa
tetesan air mata
menyerbukan bumi
memaksa sang awan menangis
keagungan tuhan meruntuhkan alam
ulah manusia yang mengerikan
meratakan jalan menjadi lautan
alampun tertawa menghina
ohh… tuhan berikanlah waktu
tuk menghapus tinta-tintaku
alamku menjadi membisu
ulah manusi yang tak berbau
sadarlah insan berdosa
sadarlah manusia atas dosa dosa
yang rasuki jiwa yang rasuki hati
sadarlah….. sadarlah….. sadarlah…
insan berdosa
TASIKMALAYA,30 APRIL 2018
kesetiaan
isep saepumilah
Rembulan terpejam tajam
Tertidur bagaikan alam
Menjajaki setiap insan
Kautumpahkan segala kenangan
Meraka yang taksanggup menahan jiwa
Mereka yang taksanggup menahan amarah
Mereka yang taksanggup menahan nafsu
Berhamburan bagaikan kain kapan
Dialah yang selalu menemani
Dialah yang selalu menasehati
Tak mampu tuk melindungi
Kecuali kesetian yang abadi
TASIKMALAYA,30 APRIL 2018
Perjuangan hidup
(isep saepumilah)
Mentari pagi menyambut sang bumi pertiwi
Menghiasi kesunyian yang hakiki
Pahitnya kehidupan tak mampu terhindari
Sehelai Sayap yang gagah telah hilang pergi
Sebelumnya tak sepedih yang ku kira
Kegembiran telah di ambil oleh sang kuasa
Semuanya tak seindah yang terkira
Kinilah tinggal kenangan yang tersisa
Keindahan telah direnggut oleh kesengsaraan
Keceriaan telah direnggut oleh kesunyian
Ketentraman telah direnggut oleh kepedihan
Selamat jalan kawan……….
Kini tinggalah kenangan yang tertanam
TASIKMALAYA,30 APRIL 2018
BIODATA PENULIS

Nama saya ISEP SAEPUMILAH dari sekolah SMKN MANONJAYA saya berniat mengikuti lomba cipta puisi ini karena hobiku membuat sebuah puisi. Alamat saya di Kp.Cipeundeuy RT 07 RW 02 Ds. Pasirbatang Kec. Manonjaya Kab. Tasikmalaya no hp/wa 0853-2030-5679 semoga puisi saya bisa bermanfaat bagi semua orang dan bisa mengambil hikmah dari puisi yang saya buat terimakasih.
isep saepumilah
Wahai manusia
jangan kau tertipu daya
oleh dunia yang pana
yang rasuki jiwa
tetesan air mata
menyerbukan bumi
memaksa sang awan menangis
keagungan tuhan meruntuhkan alam
ulah manusia yang mengerikan
meratakan jalan menjadi lautan
alampun tertawa menghina
ohh… tuhan berikanlah waktu
tuk menghapus tinta-tintaku
alamku menjadi membisu
ulah manusi yang tak berbau
sadarlah insan berdosa
sadarlah manusia atas dosa dosa
yang rasuki jiwa yang rasuki hati
sadarlah….. sadarlah….. sadarlah…
insan berdosa
TASIKMALAYA,30 APRIL 2018
kesetiaan
isep saepumilah
Rembulan terpejam tajam
Tertidur bagaikan alam
Menjajaki setiap insan
Kautumpahkan segala kenangan
Meraka yang taksanggup menahan jiwa
Mereka yang taksanggup menahan amarah
Mereka yang taksanggup menahan nafsu
Berhamburan bagaikan kain kapan
Dialah yang selalu menemani
Dialah yang selalu menasehati
Tak mampu tuk melindungi
Kecuali kesetian yang abadi
TASIKMALAYA,30 APRIL 2018
Perjuangan hidup
(isep saepumilah)
Mentari pagi menyambut sang bumi pertiwi
Menghiasi kesunyian yang hakiki
Pahitnya kehidupan tak mampu terhindari
Sehelai Sayap yang gagah telah hilang pergi
Sebelumnya tak sepedih yang ku kira
Kegembiran telah di ambil oleh sang kuasa
Semuanya tak seindah yang terkira
Kinilah tinggal kenangan yang tersisa
Keindahan telah direnggut oleh kesengsaraan
Keceriaan telah direnggut oleh kesunyian
Ketentraman telah direnggut oleh kepedihan
Selamat jalan kawan……….
Kini tinggalah kenangan yang tertanam
TASIKMALAYA,30 APRIL 2018
BIODATA PENULIS
Nama saya ISEP SAEPUMILAH dari sekolah SMKN MANONJAYA saya berniat mengikuti lomba cipta puisi ini karena hobiku membuat sebuah puisi. Alamat saya di Kp.Cipeundeuy RT 07 RW 02 Ds. Pasirbatang Kec. Manonjaya Kab. Tasikmalaya no hp/wa 0853-2030-5679 semoga puisi saya bisa bermanfaat bagi semua orang dan bisa mengambil hikmah dari puisi yang saya buat terimakasih.
Komentar
Posting Komentar