Langsung ke konten utama

Puisi-Puisi Rofikoh;Wanita Pecinta

Malaikat dirumahku
Rofikoh

Hadirmu di lembaran hidupku telah mewarnai hari-hariku
Bahkan saat aku masih berselimut dalam kegelapan rahimmu
Engkau selalu memberi kehangatan yang tidak bisa kulukiskan
Saat aku telah mengenyam hidup didunia aku menangis
Tangis menggema diseaentero sudut rumahmu yang sederhana
Engkau menyungging senyum bahagia, kau belai mesra aku
Usiaku beranjak dan kakiku mulai bisa menapak
Sifat bengalku mulai tampak, gurat lelah mulai mencuat dari wajahmu
Lagi, engkau tidak berhenti selalu menaungiku dengan sayap kasih sayangmu
Aku menginjak dunia warna-warni cinta monyet, dunia remaja
Engkau semakin mengeratkan genggaman cintamu padaku
Aku menemukan cinta, seorang wanita
Aku melepas ikatan cintamu, dan menjauh
Aku bisa membaca wajahmu meyiratkan rasa kecewa
Tapi engkau terus mengejarku, merangkulku, kembali kepada cinta hakiki
Cinta dari seorang wanita yang rahimnya menaungiku
Berbeda sekali dengan cinta wanita yang hanya singgah dalam episode hidupku
Berkata cinta namun pergi tanpa kata, membisu
Aku bersyukur telah memiliki wanita terlangka dalam hidupku
Aku sadar ada malaikat dirumahku
Dialah ibuku

23 April 2018


Wanita Pecinta
Rofikoh

Aku adalah wanita yang tidak mampu menahan cinta
Aku adalah wanita yang selalu mendamba cinta
Aku adalah wanita yang lemah tanpa cinta
Aku mencintai kata cinta
Bak bulan mencintai malam
Bak angin yang tidak akan pernah benci kepada hujan

25 April 2018


Cinta Halal
Rofikoh

Aku diterpa gejolak asmara sebelum waktunya
Begitu menyesakkan dada
Aku tidak mampu menuai kata-kata
Membisu dan terpaku menatapnya
Angin sepoi-sepoi seolah berbicara padaku
Terimalah cinta, sambutlah dia
Aku berpaling dan mengejar hujan
Aku lepas perlahan rasa itu ditengah air mata hujan
Aku membenci rasa itu saat hadir ketika aku sendirian
Aku akan menyambut rasa itu ketika aku dan dia adalah sepasang insan
Yang sah dimata Tuhan

25 April 2018


Biodata :
C:\Users\User\Downloads\SHAREit\Lenovo A1000\file\IMG_20180203_150431.jpg
Nama lengkap saya Rofikoh. Saya lahir pada bulan Desember, tanggal 11 dan pada tahun 1999. Saat ini saya berstatus sebagai pelajar di SMKN 1 Satui. Saya bertempat tinggal di  Kalimantan Selatan, Kabupaten Tanah Laut, Kecamatan Kintap. Saya juga dapat di hubungi lewat akun jejaring sosial Facebok dengan nama Rofikoh, Whatsapp: 082136303349, atau lewat E-mail Fikhyera@gmail.com, terimakasih.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Andi Sofyan Nur;Penderitaan

Janji Karya : Andi Sofyan Nur Dua hari yang lalu Aku berjanji padamu Janji yang pastinya aku tepati Untuk bertemu Bersua Dan menggenggam telapak dingin tanganmu Kemarin Satu hari sebelum waktu pertemuan Kita berjumpa Bersalaman Dan Kau berpamitan padaku Sore hari tampak sangat memerah Menutupi wajah murungku Menutupi seluruh tubuhku Menghangatkan jasadku Walau sebenarnya masih terasa dingin Walau bukan penghangat bagiku Harapan itu tenggelam di ufuk barat Hari ini Aku berdiri Menunggu Dan Menanti di tempat yang telah kujanjikan Hanya menanti Semoga hatimu ingat janjiku dua hari yang lalu Janji yang tak bisa kutepati Semoga kebahagiaan selalu dijanjikan untukmu Dan selalu ditepati Kota Makassar, 23 Maret 2018 Menjauh Karya : Andi Sofyan Nur Aku bukan tak menyukai takdir Bukan juga ingin membencinya Hanya menginginkan sesuatu milikku kembali Hal yang pernah mengisi kehidupanku Dirimu yang kini jauh dariku Kemarin aku duduk dibelakangmu Te...

Puisi-Puisi Apri Kuncoro; Rintik Hujan

RINTIK HUJAN Apri Kuncoro Angin berhembus begitu kencang Seolah badai akan segera datang Menerpa segala apa yang ia terjang Mentari pun mulai tertutup awan mendung Menutup pancaran sinar mentari dari ibu pertiwi Burung-burung mulai berterbangan kesana kemari Mencari tempat untuk bernaung diri’ Katak-katak pun seolah iku bernyanyi Menyambut rintik hujan yang turun ke bumi ‘ Membasahi seluruh wilayah dan makhluk hidup dialam ini Rintik hujan yang selalu ku nanti Aku berharap engkau mampu hadir setiap hari Walau hadirmu hanya sedikit sekali Tapi aku tetap Mensyukuri Karena kau adalah Karunia Illahi Gombong,28 Maret 2018-03-28 RESAH DAN GELISAH Apri Kuncoro Rasa resah dan gelisah hati ini Tak pernah aku mengerti Kapan ia datang dan kapan ia pergi Semua seolah sulit aku pahami Karena resah dan gelisah adalah rasa yang penuh misteri Sebuah misteri yang terkadang sulit aku pungkiri\ Kedua rasa itu,tiba-tiba hadir tanpa ku sadari Pabila ku mengingatmu wahai kek...

Puisi-Puisi Ahmad Latiful Ansori;Kekuatan Cinta Gusdur

KEKUATAN CINTA GUSDUR Oleh : Ahmad Latiful Ansori Duhai Gusdur Aku tahu di balik candamu yang ceria Tersembunyi luka yang sangat dalam Luka yang tak akan pernah hilang saat seseorang berusaha menghunus mahkotamu Aku tahu Engkau tidak pernah mengharapkan mahkota itu Engkau hanya sedih saat kasihmu harus di balas dengan pedih Engkau memang tak punya musuh Tetapi serigala serigala itu telah haus kekuasaan Tak ada lagi yang bisa mereka cengkeram Selain merobek dan menyasap baju yang engkau kenakan Mereka memang biadab Membiarkanmu keluar tanpa sehelai sampur Duhai gusdur Mendengarkan kabar itu Bangsa ini tak pernah malu memilikimu Seraut wajahmu Melintas jelas bersama terpaan sang bayu Mengingatkan kami, bahwa kami masih rindu Masih menyisakan rindu oleh sosokmu Duhai guru Mungkin ini memang sudah seharusnya terjadi Engkau kembali pada yang maha mengasihi Kasihmu pada bangsa ini mampu membuat kami melihat dalam gelap Ragamu yang terpisah dari bangsa ini Ta...