Langsung ke konten utama

Puisi-Puisi Sekar Fazhari;Antara Luka Dan Asa

Antara Luka dan Asa
Karya : Sekar Fazhari

Senyumnya mengalahkan elok rembulan
Air pun memantul melihat sebuah bayangan
Dalam kokohnya lima pilar suci nusantara
Ia nampak berkobar menggapai berjuta asa

Tergambar raut asih kartini disana
Yang melebur menenggelamkan suasana
Tak gentarkan beribu paku dibawah kaki
Harga diri dan mimpi janganlah mati

Dalam dasar gelap hatinya,
Luka merebak sukma
Tangis menggores dada
Pilu menggerogoti jiwa

Ia berjuang diatas gundukan tangis
Meraup setetes keadilan diatas tanah pertiwi
Mengais harapan di lubuk hati
Tak peduli lara dan luka dibawa berlari

Bukateja, 8 April 2018


Kala Senja Tertawa
Karya: Sekar Fazhari

Ku lihat senja tertawa pilu
Kala terngiang derai tangis membisu
Wanita berkerudung itu menangis tersendu
Dalam lingkar rotasi abadi sang waktu

Dalam buai mimpinya ia merangkai asa
Berharap warna hangat surya tak terhingga
Di bawah telapak kakinya,
Terdapat berjuta cermin memantulkan bayangannya.

Di bawah langit biru bumi pertiwi
Senja masih tertawa tanpa henti
Dan wanita berkerudung itu menyadari
Luka adalah asa, sakit adalah kekuatan hati

Sekali waktu, wanita berkerudung itu berjanji
Ia mengenggam janji juga menenteng mimpi
Ia berlari dan terus berlari
Sampai senja tak tertawa lagi.

Bukateja, 8 April 2018


Sang Penjahat Berdasi 
Karya : Sekar Fazhari

Redup malam mengantarkan luka di atas meja
Negeri berkabung semu dalam jerat luka dan lara
Tak pernah sekalipun ia tahu dan mengerti
Redup senja di atas cakrawala tak akan nampak lagi

Seonggok daging dalam nekara tikus kelaparan
Yang lapar dengan emas dan pundi pundi uang
Tak pedulikan dasinya makin lama makin menjerat
Sampai akhir mengencang dan terbuang sia

Ia adalah seorang penjahat berdasi besi
Yang selalu tertawa dengan gundukan fana duniawi
Tak pedulikan detam jarum jam menusuk hati
Sampai pedih dan perih melebur dibawa berlari

Purbalingga, 27 April 2018


Biodata Penulis
Sekar Fazhari, lahir di Jakarta pada 12 Januari 2001. Kini duduk di bangku kelas 2 SMA Negeri 1 Bukateja. Bertempat tinggal di Majasari, RT 03/01, Bukateja, Purbalingga, Jawa Tengah. Bercita cita sebagai penulis produktif, Sutradara, dan guru bahasa Indonesia.
Alamat email : marykozakura001@gmail.com
Nomor WA : 089515136366
Akun fb : Sekar Azhar Chan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Andi Sofyan Nur;Penderitaan

Janji Karya : Andi Sofyan Nur Dua hari yang lalu Aku berjanji padamu Janji yang pastinya aku tepati Untuk bertemu Bersua Dan menggenggam telapak dingin tanganmu Kemarin Satu hari sebelum waktu pertemuan Kita berjumpa Bersalaman Dan Kau berpamitan padaku Sore hari tampak sangat memerah Menutupi wajah murungku Menutupi seluruh tubuhku Menghangatkan jasadku Walau sebenarnya masih terasa dingin Walau bukan penghangat bagiku Harapan itu tenggelam di ufuk barat Hari ini Aku berdiri Menunggu Dan Menanti di tempat yang telah kujanjikan Hanya menanti Semoga hatimu ingat janjiku dua hari yang lalu Janji yang tak bisa kutepati Semoga kebahagiaan selalu dijanjikan untukmu Dan selalu ditepati Kota Makassar, 23 Maret 2018 Menjauh Karya : Andi Sofyan Nur Aku bukan tak menyukai takdir Bukan juga ingin membencinya Hanya menginginkan sesuatu milikku kembali Hal yang pernah mengisi kehidupanku Dirimu yang kini jauh dariku Kemarin aku duduk dibelakangmu Te...

Puisi-Puisi Apri Kuncoro; Rintik Hujan

RINTIK HUJAN Apri Kuncoro Angin berhembus begitu kencang Seolah badai akan segera datang Menerpa segala apa yang ia terjang Mentari pun mulai tertutup awan mendung Menutup pancaran sinar mentari dari ibu pertiwi Burung-burung mulai berterbangan kesana kemari Mencari tempat untuk bernaung diri’ Katak-katak pun seolah iku bernyanyi Menyambut rintik hujan yang turun ke bumi ‘ Membasahi seluruh wilayah dan makhluk hidup dialam ini Rintik hujan yang selalu ku nanti Aku berharap engkau mampu hadir setiap hari Walau hadirmu hanya sedikit sekali Tapi aku tetap Mensyukuri Karena kau adalah Karunia Illahi Gombong,28 Maret 2018-03-28 RESAH DAN GELISAH Apri Kuncoro Rasa resah dan gelisah hati ini Tak pernah aku mengerti Kapan ia datang dan kapan ia pergi Semua seolah sulit aku pahami Karena resah dan gelisah adalah rasa yang penuh misteri Sebuah misteri yang terkadang sulit aku pungkiri\ Kedua rasa itu,tiba-tiba hadir tanpa ku sadari Pabila ku mengingatmu wahai kek...

Puisi-Puisi Ahmad Latiful Ansori;Kekuatan Cinta Gusdur

KEKUATAN CINTA GUSDUR Oleh : Ahmad Latiful Ansori Duhai Gusdur Aku tahu di balik candamu yang ceria Tersembunyi luka yang sangat dalam Luka yang tak akan pernah hilang saat seseorang berusaha menghunus mahkotamu Aku tahu Engkau tidak pernah mengharapkan mahkota itu Engkau hanya sedih saat kasihmu harus di balas dengan pedih Engkau memang tak punya musuh Tetapi serigala serigala itu telah haus kekuasaan Tak ada lagi yang bisa mereka cengkeram Selain merobek dan menyasap baju yang engkau kenakan Mereka memang biadab Membiarkanmu keluar tanpa sehelai sampur Duhai gusdur Mendengarkan kabar itu Bangsa ini tak pernah malu memilikimu Seraut wajahmu Melintas jelas bersama terpaan sang bayu Mengingatkan kami, bahwa kami masih rindu Masih menyisakan rindu oleh sosokmu Duhai guru Mungkin ini memang sudah seharusnya terjadi Engkau kembali pada yang maha mengasihi Kasihmu pada bangsa ini mampu membuat kami melihat dalam gelap Ragamu yang terpisah dari bangsa ini Ta...