Langsung ke konten utama

Puisi-Puisi Siti Agustina Kurniawati;Cinta sejati Akan Kembali

CINTA SEJATI AKAN KEMBALI
Siti Agustina Kurniawati

Ku tak tahu berapa jauh kaki melangkah
Yang ku tahu cinta sejati akan kembali
Kembali dengan segenap jiwa
Serta segenap hati yang terdalam
Cinta ......
Ku tak menyesal kau pergi
Ku tak sakit kau berpaling
Tapi ku tetap disini menunggumu cinta sejati
Diam menjadi caraku mencintaimu
Ku tak ingin banyak ulah untuk mengejarmu
Ku diam di sini hingga kau datang menjemputku
Karena ku yakin cinta sejati tak akan tertukar
Sejatinya.......
Kau akan datang pada waktunya
Mungkin tidak sekarang tapi suatu saat
Di pelaminan kelak jika Allah mentakdirkan kita
Cinta sejati.......
Izikan aku tetap disini
Menunggumu dengan segenap harapan
Hingga maut menjemputku




Magetan, 11 April 2018

MENCINTAIMU TANPA AKHIR
Siti Agustina Kurniawati

Tak mengapa hari ini hati patah
Perih seperti ditusuk seratus pedang
Sakit itu pasti adanya
Tapi kesabaranlah yang mengalahkan segalanya
Sepuluh bulan sudah kita berjalan
Mengarungi segala rintangan
Berat, lelah, dan menguras tenaga
Tapi cintalah yang menguatkan kita
Tak ku sangka......
Kau pergi begitu cepat
Meninggalkan kenangan yang teramat dalam
Meninggalkan aku seorang diri
Tapi tak mengapa
 Ku mencoba ikhlas karena cinta
 Ku tetap setia......
Walau bayanganmulah yang dapat ku gapai
Asal kau tau .....
Ku mencintaimu tanpa akhir
Tak ada habisnya walau dunia telah sirna
Tak ada duanya walau pengganti silih berganti



Magetan, 11 April 2018

KU GAPAI KAU DI SURGA KELAK
Siti Agustina Kurniawati

Ku mencintaimu diam-diam
Tanpa ada yang mengetahui
Kecuali aku dan maha pencipta rasa
Tapi cintaku dalam untukmu
Ku tak ingin mengutarakan segalanya sekarang
Ku ingin kau yang menghampiriku
Bukan aku yang megejar cintamu
Cinta.... ku akan menunggu
Jika tak dapat ku gapai kau sekarang
Mungkin di surga-Nya kelak kau dapat ku raih
Hati kita menyatu dan tak akan terlepas
Karena cinta kita tulus nan suci
Ku tak lelah menunggumu cinta
Karena hati ini telah pasti untukmu
Walau kau tak kunjung menjemputku
Tapi ku tetap sabar menantimu
Cinta sejati.....
Ku sangat menyayangimu
Walau memendam yang ku bisa
Walau doa yang dapat terucap di penghujung malam


Magetan, 11 April 2018


BIODATA PENULIS

Siti Agustina Kurniawati, lahir di Magetan 10 Agustus 2000 silam. Saat ini bersekolah di MAN 2 Magetan kelas XI keagamaan 1. Sudah menggemari dunia tulis menulis sejak duduk dibangku SMP. Ketika kelas X, penulis ini pernah mengikuti lomba tulis menulis di tingkat nasional, walau masih mendapat gelar sebagai kontributor. Penulis ini bertempat tinggal di jalan Melati di desa Tambran kota Magetan, Jawa timur. Penulis ini bisa ditemui di akun facebook Siti Agustina Kurniawati atau di email sititina57@gmail.com. Penulis ini juga dapat dihubungi di no hp 08563187862.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Andi Sofyan Nur;Penderitaan

Janji Karya : Andi Sofyan Nur Dua hari yang lalu Aku berjanji padamu Janji yang pastinya aku tepati Untuk bertemu Bersua Dan menggenggam telapak dingin tanganmu Kemarin Satu hari sebelum waktu pertemuan Kita berjumpa Bersalaman Dan Kau berpamitan padaku Sore hari tampak sangat memerah Menutupi wajah murungku Menutupi seluruh tubuhku Menghangatkan jasadku Walau sebenarnya masih terasa dingin Walau bukan penghangat bagiku Harapan itu tenggelam di ufuk barat Hari ini Aku berdiri Menunggu Dan Menanti di tempat yang telah kujanjikan Hanya menanti Semoga hatimu ingat janjiku dua hari yang lalu Janji yang tak bisa kutepati Semoga kebahagiaan selalu dijanjikan untukmu Dan selalu ditepati Kota Makassar, 23 Maret 2018 Menjauh Karya : Andi Sofyan Nur Aku bukan tak menyukai takdir Bukan juga ingin membencinya Hanya menginginkan sesuatu milikku kembali Hal yang pernah mengisi kehidupanku Dirimu yang kini jauh dariku Kemarin aku duduk dibelakangmu Te...

Puisi-Puisi Apri Kuncoro; Rintik Hujan

RINTIK HUJAN Apri Kuncoro Angin berhembus begitu kencang Seolah badai akan segera datang Menerpa segala apa yang ia terjang Mentari pun mulai tertutup awan mendung Menutup pancaran sinar mentari dari ibu pertiwi Burung-burung mulai berterbangan kesana kemari Mencari tempat untuk bernaung diri’ Katak-katak pun seolah iku bernyanyi Menyambut rintik hujan yang turun ke bumi ‘ Membasahi seluruh wilayah dan makhluk hidup dialam ini Rintik hujan yang selalu ku nanti Aku berharap engkau mampu hadir setiap hari Walau hadirmu hanya sedikit sekali Tapi aku tetap Mensyukuri Karena kau adalah Karunia Illahi Gombong,28 Maret 2018-03-28 RESAH DAN GELISAH Apri Kuncoro Rasa resah dan gelisah hati ini Tak pernah aku mengerti Kapan ia datang dan kapan ia pergi Semua seolah sulit aku pahami Karena resah dan gelisah adalah rasa yang penuh misteri Sebuah misteri yang terkadang sulit aku pungkiri\ Kedua rasa itu,tiba-tiba hadir tanpa ku sadari Pabila ku mengingatmu wahai kek...

Puisi-Puisi Ahmad Latiful Ansori;Kekuatan Cinta Gusdur

KEKUATAN CINTA GUSDUR Oleh : Ahmad Latiful Ansori Duhai Gusdur Aku tahu di balik candamu yang ceria Tersembunyi luka yang sangat dalam Luka yang tak akan pernah hilang saat seseorang berusaha menghunus mahkotamu Aku tahu Engkau tidak pernah mengharapkan mahkota itu Engkau hanya sedih saat kasihmu harus di balas dengan pedih Engkau memang tak punya musuh Tetapi serigala serigala itu telah haus kekuasaan Tak ada lagi yang bisa mereka cengkeram Selain merobek dan menyasap baju yang engkau kenakan Mereka memang biadab Membiarkanmu keluar tanpa sehelai sampur Duhai gusdur Mendengarkan kabar itu Bangsa ini tak pernah malu memilikimu Seraut wajahmu Melintas jelas bersama terpaan sang bayu Mengingatkan kami, bahwa kami masih rindu Masih menyisakan rindu oleh sosokmu Duhai guru Mungkin ini memang sudah seharusnya terjadi Engkau kembali pada yang maha mengasihi Kasihmu pada bangsa ini mampu membuat kami melihat dalam gelap Ragamu yang terpisah dari bangsa ini Ta...