DILANDA OMBAK KERESAHAN
Oleh: Tuti Alawiyah
Kapalku berlayar
Menyusuri luasnya samudra hati
Ku termangu
Menikmati semilir angin
Yang membelai tiap helai rambutku
Di bawah langit yang gelap
Di bawah cahaya purnama
Dibawa angin yang tenang
Aku meresahkanmu
Aku takut kau sedang merindukanku
Walau angin begitu tenang
Walau sinar purnama masih terang
Walau tak ada ombak yang menghampiri
Jauh di palung hatiku sana
Gelombang mengombang-ambingkan perasaanku
Hatiku dilanda ombak keresahan
Ombak yang begitu deras
Menabrak karang hati yang membuatnya rapuh
Serapuh debu yang tertiup angin
Membuatnya hilang ke udara
Kau,
Alasanku tenggelam di palung hati yang begitu dalam
Ombak keresahan menabrak kapalku
Mengombang-ambingkan perasaan yang nyata
Menenggelamkanku di bawah sinar purnama
Seperti belaian angin yang menggelitik
Tenang namun mampu menerbangkan debu
Seperti bulan yang bersinar di langit yang gelap
Tak seterang matahari namun tetap bersinar
Seperti itulah keresahanku padamu
Secuil rasa yang mampu mengombang-ambingkan palung hati
Banjar, 7 April 2018
YANG HARUS KAU HARGAI
Oleh: Tuti Alawiyah
Waktu yang berjalan
Bahkan kau anggap waktu berlari
Karena ia terus mengejarmu
Membuatmu lelah menjalani hidup
Setiap detik yang kaulewati
Ketika hal terindah terjadi padamu
Bukankah waktu yang membuatnya ada?
Lantas, pantaskah kau membenci waktu?
Kau harus paham
Tentang makna waktu sesungguhnya
Bahwa ia bukanlah uang
Tetapi sesuatu yang harus kau hargai
Banjar, 12 April 2018
ITU MERINDU NAMANYA
Oleh: Tuti Alawiyah
Kala senja berganti malam
Kala tak kutemui dirimu lagi
Saat itu mataku terpejam
Namun pikiranku melayang jauh
Sedang apa dirimu nun jauh di ujung bumi?
Hatiku berdesir ngilu
Bibirku tersungging
Kala kusebut namamu
Dalam palung hati yang begitu dalam
Melebihi dalamnya samudra
Pikiran itu mengganggu
Kuusir dirimu dari pikiranku
Namun kau datang lagi
Membuatku paham maknanya
Bahwa itu merindu namanya
Banjar, 1 Mei 2018
Biodata Penulis

Tuti Alawiyah. Lahir di Ciamis pada 14 Mei 2002. Kini sedang menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Banjar. Menyukai dunia literasi sejak diaktifkannya kegiatan WJLRC di SMPnya. Penulis bertempat tinggal di Kg. Kedungwaringin 3/5, Waringinsari, Langensari, Banjar, Jawa Barat. Penulis dapat dihubungi melalui e-mail tutial1405@gmail.com atau WA 0895363887757.
Oleh: Tuti Alawiyah
Kapalku berlayar
Menyusuri luasnya samudra hati
Ku termangu
Menikmati semilir angin
Yang membelai tiap helai rambutku
Di bawah langit yang gelap
Di bawah cahaya purnama
Dibawa angin yang tenang
Aku meresahkanmu
Aku takut kau sedang merindukanku
Walau angin begitu tenang
Walau sinar purnama masih terang
Walau tak ada ombak yang menghampiri
Jauh di palung hatiku sana
Gelombang mengombang-ambingkan perasaanku
Hatiku dilanda ombak keresahan
Ombak yang begitu deras
Menabrak karang hati yang membuatnya rapuh
Serapuh debu yang tertiup angin
Membuatnya hilang ke udara
Kau,
Alasanku tenggelam di palung hati yang begitu dalam
Ombak keresahan menabrak kapalku
Mengombang-ambingkan perasaan yang nyata
Menenggelamkanku di bawah sinar purnama
Seperti belaian angin yang menggelitik
Tenang namun mampu menerbangkan debu
Seperti bulan yang bersinar di langit yang gelap
Tak seterang matahari namun tetap bersinar
Seperti itulah keresahanku padamu
Secuil rasa yang mampu mengombang-ambingkan palung hati
Banjar, 7 April 2018
YANG HARUS KAU HARGAI
Oleh: Tuti Alawiyah
Waktu yang berjalan
Bahkan kau anggap waktu berlari
Karena ia terus mengejarmu
Membuatmu lelah menjalani hidup
Setiap detik yang kaulewati
Ketika hal terindah terjadi padamu
Bukankah waktu yang membuatnya ada?
Lantas, pantaskah kau membenci waktu?
Kau harus paham
Tentang makna waktu sesungguhnya
Bahwa ia bukanlah uang
Tetapi sesuatu yang harus kau hargai
Banjar, 12 April 2018
ITU MERINDU NAMANYA
Oleh: Tuti Alawiyah
Kala senja berganti malam
Kala tak kutemui dirimu lagi
Saat itu mataku terpejam
Namun pikiranku melayang jauh
Sedang apa dirimu nun jauh di ujung bumi?
Hatiku berdesir ngilu
Bibirku tersungging
Kala kusebut namamu
Dalam palung hati yang begitu dalam
Melebihi dalamnya samudra
Pikiran itu mengganggu
Kuusir dirimu dari pikiranku
Namun kau datang lagi
Membuatku paham maknanya
Bahwa itu merindu namanya
Banjar, 1 Mei 2018
Biodata Penulis
Tuti Alawiyah. Lahir di Ciamis pada 14 Mei 2002. Kini sedang menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Banjar. Menyukai dunia literasi sejak diaktifkannya kegiatan WJLRC di SMPnya. Penulis bertempat tinggal di Kg. Kedungwaringin 3/5, Waringinsari, Langensari, Banjar, Jawa Barat. Penulis dapat dihubungi melalui e-mail tutial1405@gmail.com atau WA 0895363887757.
Komentar
Posting Komentar