Langsung ke konten utama

Puisi-Puisi Wulansari Andani ;Lukis Bayangan

Angkat Keris dalam Warangka
W.S Andani

Setumpuk asa tanpa daya
Termangu terbelit dalam ilusi buta
Prestasi sepi tak kunjung nyata
Temaram layak jiwa tak berguna
Bara api mengusung asa
Meratap keris yang seakan tumpul
Angkatlah keris sampai menegak
Agar tak jatuh, tumpul, dan tertindas
Batin menganga minta pengikraran
Angkatlah keris sampai menyangkasa
Pada punggung keris yang lupa akan arah
Gejolak ria nan angin gemuruh
Genggam keris agar tak terlena
Terkontaminasi oleh ambisi dan korupsi
Berbingkai kepalsuan yang mendominasi
Asa yang menggebu mendobrak hati
Menyeruak keras membuka diri
Keris ini tak patut tumpul
Harus terbina oleh figur tauladan sejati
Petaka berseru
Melangkahlah pewaris pandu keris
Berbaris mengikis mental yang luyu
Berbina tajam kesejahteraan hakiki
Bertempur serdadu bak bom liar yang ganas
Membalut keris dengan warangka jelita
Mengasah keris hingga tajam tak terganti


Kini
W.S Andani

Angin malam menari dalam lamunan
Ketika diri terjatuh dalam kasukan
Mata tertutup menelusuri khayalan
Mulut bungkam tanpa perkataan
Diri ini
Bak angiospermae dalam tumbuhan
Ingin kukatakan
Meski setipis tisu pasaran
Tapi ku
Dya tak kuasa
Hati tak mampu
Segelintir transparan membeku dalam perasaan


Lukis Bayangan
W.S Andani

Mata tak mampu membuka cakrawala
Sesaat ketika merpati meliar terbang
Awan tak mampu tersenyum
Bahkan dalam deret barisan air hujan
Petala bumi tak lagi menebal
Tergoyah oleh sang putih dan hitam
Lukis bayang seakan sirna
Terbabat dalam naungan masa
Dahulukah?
Bersua di atas panji yang terpatri
Berjeda-jeda nan sasmita menari
Mirat hidup yang kian bersepi


Biodata Penulis

Wulansari Andani sangat sering disapa WS. Telah selamat dilahirkan pada tanggal 2 Februari 2001 di kota santri, Tasikmalaya.
Si melankolis yang kadang sanguinis ini  mempunyai hobi membuat puisi, gemar belajar fisika, dan membuat kaligrafi. Si gadis bergolongan darah A ini sedang berusaha untuk menggapai cita citanya setinggi langit yaitu menjadi hafidzoh dan menjadi seorang ISIS, Istri Sholehah Idaman Suami. Saat ini ia sedang dalam masa jihad di pondok pesantren Ishlahul Ummah boarding school yang kepingin kuliah di uludag universitesi, Bursa, Turki. Gadis ini telah dilahirkan melalui rahim seorang bidadari yang bernama Yani Nurdiantini pasangan dari seorang bidadara bernama Anda Supriatna.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Andi Sofyan Nur;Penderitaan

Janji Karya : Andi Sofyan Nur Dua hari yang lalu Aku berjanji padamu Janji yang pastinya aku tepati Untuk bertemu Bersua Dan menggenggam telapak dingin tanganmu Kemarin Satu hari sebelum waktu pertemuan Kita berjumpa Bersalaman Dan Kau berpamitan padaku Sore hari tampak sangat memerah Menutupi wajah murungku Menutupi seluruh tubuhku Menghangatkan jasadku Walau sebenarnya masih terasa dingin Walau bukan penghangat bagiku Harapan itu tenggelam di ufuk barat Hari ini Aku berdiri Menunggu Dan Menanti di tempat yang telah kujanjikan Hanya menanti Semoga hatimu ingat janjiku dua hari yang lalu Janji yang tak bisa kutepati Semoga kebahagiaan selalu dijanjikan untukmu Dan selalu ditepati Kota Makassar, 23 Maret 2018 Menjauh Karya : Andi Sofyan Nur Aku bukan tak menyukai takdir Bukan juga ingin membencinya Hanya menginginkan sesuatu milikku kembali Hal yang pernah mengisi kehidupanku Dirimu yang kini jauh dariku Kemarin aku duduk dibelakangmu Te...

Puisi-Puisi Apri Kuncoro; Rintik Hujan

RINTIK HUJAN Apri Kuncoro Angin berhembus begitu kencang Seolah badai akan segera datang Menerpa segala apa yang ia terjang Mentari pun mulai tertutup awan mendung Menutup pancaran sinar mentari dari ibu pertiwi Burung-burung mulai berterbangan kesana kemari Mencari tempat untuk bernaung diri’ Katak-katak pun seolah iku bernyanyi Menyambut rintik hujan yang turun ke bumi ‘ Membasahi seluruh wilayah dan makhluk hidup dialam ini Rintik hujan yang selalu ku nanti Aku berharap engkau mampu hadir setiap hari Walau hadirmu hanya sedikit sekali Tapi aku tetap Mensyukuri Karena kau adalah Karunia Illahi Gombong,28 Maret 2018-03-28 RESAH DAN GELISAH Apri Kuncoro Rasa resah dan gelisah hati ini Tak pernah aku mengerti Kapan ia datang dan kapan ia pergi Semua seolah sulit aku pahami Karena resah dan gelisah adalah rasa yang penuh misteri Sebuah misteri yang terkadang sulit aku pungkiri\ Kedua rasa itu,tiba-tiba hadir tanpa ku sadari Pabila ku mengingatmu wahai kek...

Puisi-Puisi Ahmad Latiful Ansori;Kekuatan Cinta Gusdur

KEKUATAN CINTA GUSDUR Oleh : Ahmad Latiful Ansori Duhai Gusdur Aku tahu di balik candamu yang ceria Tersembunyi luka yang sangat dalam Luka yang tak akan pernah hilang saat seseorang berusaha menghunus mahkotamu Aku tahu Engkau tidak pernah mengharapkan mahkota itu Engkau hanya sedih saat kasihmu harus di balas dengan pedih Engkau memang tak punya musuh Tetapi serigala serigala itu telah haus kekuasaan Tak ada lagi yang bisa mereka cengkeram Selain merobek dan menyasap baju yang engkau kenakan Mereka memang biadab Membiarkanmu keluar tanpa sehelai sampur Duhai gusdur Mendengarkan kabar itu Bangsa ini tak pernah malu memilikimu Seraut wajahmu Melintas jelas bersama terpaan sang bayu Mengingatkan kami, bahwa kami masih rindu Masih menyisakan rindu oleh sosokmu Duhai guru Mungkin ini memang sudah seharusnya terjadi Engkau kembali pada yang maha mengasihi Kasihmu pada bangsa ini mampu membuat kami melihat dalam gelap Ragamu yang terpisah dari bangsa ini Ta...