Langsung ke konten utama

Puisi-Puisi Yesi Kumala Sari;Pergilah

PERGILAH
Karya: YESI KUMALA SARI

Aku tergeletak didalam ruang yang sesak
Saat dirimu memberikan oksigen yang ku perlukan
Diruangan lain dirimu juga memberikannya kepada orang lain
Tarik aku kembali kedasar, lepaskan ketergantungan yang mengikat rasa

Kamu membunuh kepercayaanku
Kamu membunuh harapanku
Kembali lah, kembalilah
Jangan libatkan aku kembali

Kamu telah membuka celah yang telah tertutup lama
Kamu biarkan diriku berlari-lari didalamnya
Kamu tidak  butuh waktu lama untuk mendorongku keluar
Aku salah memihak kepada kebaikan
Ternyata ia berkhianat dan meninggalkan nama yang bergantung diatas sana
Oksigenmu memainkan kepercayaanku

Jambi, 1 Mei 2017


TAMAK
Karya: YESI KUMALA SARI

Hujan menyimpan dua keadaan sakit atau bahagia
Bukan ia yang menawarkannya
Melainkan dirimu yang memaksanya
Mengikut peraturan yang engkau cipta

Bodoh, mau saja diinjak-injak manusia dibumi
Yang kotor dengan kebohongan
Banyak lintah bertebaran mengeliat dipermukaan
Menarik kelubang penyesatan

Alangkah sedihnya nasibmu badan
Hidup dikolong tak bertuan
Pakaian lusuh perut bernyanyi setiap malam
Bunyi jangkrikpun kalah olehnya
Tak tak para pengais telah bertebaran di pagi bolong
Ah, yang lain mendengkur dengan nyaman
Limpahan rezeki menarik untuk dicari

 Jambi, 1 Mei 2017


MASA LAYAK HILANG
Karya: YESI KUMALA SARI

Memejam melihat hamparan duri siap dipanen
Berkat hati ia tumbuh dengan suburnya
Mengikat dan mengakar sampai keujung persingahan
Ingin rasanya menjerit "kamu bukan penghalang masa depan yang telah aku rencanakan"

Kembali lah...........
Ia, kembalilah dimana tempatmu berada
Ditempat yang harusnya telah terkubur lama
Jangan pernah lagi berada disekelilingku

Muak sungguh
Singkirkan pemikiran polosku
Berontaklah dari rasa sakit
Ingginku lepaskan kamu dilautan
Menjadikanmu hilang tak berbekas
Dan akan aku sampaikan pada sang penciptaku
Kamu tidak layak mengikatku

Jambi, 1 Mei 2017


BIODATA

Perkenalkan nama saya Yesi Kumala Sari, lahir Sungai rengas, Jambi pada tanggal 29 juli 1997 saya sekarang bertempat tinggal di kota Jambi. Tapi, lebih tepatnya ngekos di kota Jambi untuk melanjutkan studi saya di salah satu Universitas di Jambi.

Riwayat pendidikan, saya pernah bersekolah di SDN 33/1 simp. Sungai rengas, lalu SMP N 9 Batanghari, SMA N 7 Batanghari dan sekarang di Universitas Negeri Jambi jurusan Ekonomi Islam. kontak saya 082299469347.

Jambi, 1 Mei 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Andi Sofyan Nur;Penderitaan

Janji Karya : Andi Sofyan Nur Dua hari yang lalu Aku berjanji padamu Janji yang pastinya aku tepati Untuk bertemu Bersua Dan menggenggam telapak dingin tanganmu Kemarin Satu hari sebelum waktu pertemuan Kita berjumpa Bersalaman Dan Kau berpamitan padaku Sore hari tampak sangat memerah Menutupi wajah murungku Menutupi seluruh tubuhku Menghangatkan jasadku Walau sebenarnya masih terasa dingin Walau bukan penghangat bagiku Harapan itu tenggelam di ufuk barat Hari ini Aku berdiri Menunggu Dan Menanti di tempat yang telah kujanjikan Hanya menanti Semoga hatimu ingat janjiku dua hari yang lalu Janji yang tak bisa kutepati Semoga kebahagiaan selalu dijanjikan untukmu Dan selalu ditepati Kota Makassar, 23 Maret 2018 Menjauh Karya : Andi Sofyan Nur Aku bukan tak menyukai takdir Bukan juga ingin membencinya Hanya menginginkan sesuatu milikku kembali Hal yang pernah mengisi kehidupanku Dirimu yang kini jauh dariku Kemarin aku duduk dibelakangmu Te...

Puisi-Puisi Apri Kuncoro; Rintik Hujan

RINTIK HUJAN Apri Kuncoro Angin berhembus begitu kencang Seolah badai akan segera datang Menerpa segala apa yang ia terjang Mentari pun mulai tertutup awan mendung Menutup pancaran sinar mentari dari ibu pertiwi Burung-burung mulai berterbangan kesana kemari Mencari tempat untuk bernaung diri’ Katak-katak pun seolah iku bernyanyi Menyambut rintik hujan yang turun ke bumi ‘ Membasahi seluruh wilayah dan makhluk hidup dialam ini Rintik hujan yang selalu ku nanti Aku berharap engkau mampu hadir setiap hari Walau hadirmu hanya sedikit sekali Tapi aku tetap Mensyukuri Karena kau adalah Karunia Illahi Gombong,28 Maret 2018-03-28 RESAH DAN GELISAH Apri Kuncoro Rasa resah dan gelisah hati ini Tak pernah aku mengerti Kapan ia datang dan kapan ia pergi Semua seolah sulit aku pahami Karena resah dan gelisah adalah rasa yang penuh misteri Sebuah misteri yang terkadang sulit aku pungkiri\ Kedua rasa itu,tiba-tiba hadir tanpa ku sadari Pabila ku mengingatmu wahai kek...

Puisi-Puisi Ahmad Latiful Ansori;Kekuatan Cinta Gusdur

KEKUATAN CINTA GUSDUR Oleh : Ahmad Latiful Ansori Duhai Gusdur Aku tahu di balik candamu yang ceria Tersembunyi luka yang sangat dalam Luka yang tak akan pernah hilang saat seseorang berusaha menghunus mahkotamu Aku tahu Engkau tidak pernah mengharapkan mahkota itu Engkau hanya sedih saat kasihmu harus di balas dengan pedih Engkau memang tak punya musuh Tetapi serigala serigala itu telah haus kekuasaan Tak ada lagi yang bisa mereka cengkeram Selain merobek dan menyasap baju yang engkau kenakan Mereka memang biadab Membiarkanmu keluar tanpa sehelai sampur Duhai gusdur Mendengarkan kabar itu Bangsa ini tak pernah malu memilikimu Seraut wajahmu Melintas jelas bersama terpaan sang bayu Mengingatkan kami, bahwa kami masih rindu Masih menyisakan rindu oleh sosokmu Duhai guru Mungkin ini memang sudah seharusnya terjadi Engkau kembali pada yang maha mengasihi Kasihmu pada bangsa ini mampu membuat kami melihat dalam gelap Ragamu yang terpisah dari bangsa ini Ta...