Langsung ke konten utama

Puisi-Puisi Yuni Ari Setyawati;Biarlah

Rindu yang Tak Dirindukan
Yuni Ari Setyawati

Rindu..
Dimanakah kamu yang dulu?
Mungkinkah kita masih bisa bersama seperti dulu?
Apakah kamu pernah merindukkanku,
Setelah perpisahan kita?
Mungkin iya,
Tetapi kamu terlalu sombong untuk mengungkapkan!
Atau mungkin tidak,
Karna aku sadar…
Selama kita bersama,
Tidak ada yang istimewa dariku
Mungkin kamu sekarang sudah bahagia dengan orang lain,
Tetapi aku?
Aku masih terpuruk dalam kerinduan ini
Rindu yang tak mampu aku ungkapkan
Karna orang yang aku rindukan,
Tidak mengerti dan tidak akan pernah mengerti

Kab Semarang,1 Mei 2018


Biarlah
Yuni Ari Setyawati

Biarkan air mata ini mengalir
Biarkan bibir ini terdiam
Biarkan tubuh ini bersandar di pundakmu
Biarkanlah,
Sejenak setelah itu
Aku akan mengungkapkan
Tentang semua rasa yang sebenarnya ada
Tentang cinta,aku dan kamu
Bukan tentang saat ada aku,kamu, dia dan cinta
Bukan tentang cerita kita saat itu yang mulai berpisah,
Bukan ketika kita mulai berbeda tujuan
Tetapi ingatlah,
Ketika awal pertemuan kita
Saat-saat yang indah,
Saat aku belum mengerti
Semua tentang kamu
Dan saat aku yang selalu bahagia
Mempermainkan kata-kata cinta
Karna kupikir saat itu kamu adalah,
Orang yang tepat aku sayangi.
Aku begitu bodoh menerimamu saat itu
Aku sangat tidak dewasa ketika aku berkata,
“Aku juga memiliki rasa yang sama”

 Semarang,1 Mei 2018


Merindukanmu Setiap Hari
Yuni Ari Setyawati

Rasanya tidak nyaman
Firasatku tidak tenang
Hatiku uring-uringan
Melewati sepinya hari-hariku
Aku ingin bertemu,
Lebih tepatnya kembali bersamamu
Menjalin cinta lagi
Kuingin lebih lama mendampingimu
Tangisan ini menjadi saksi
Betapa rindunya diriku denganmu
Aku ingin menatapmu lagi
Bercanda,bernyanyi bersama
Dan duduk berdua denganmu..
Aku sangat merindukan hal itu
Rinduku, aku ingin bertemu
Aku sangat merindukanmu,
Muka murungku menjadi saksi
Betapa sakitnya aku jauh darimu
Semakin lama kita berpisah,
Semakin dalam rasa ini
Andai engkau tau,
Cintaku tal pernah surut untukmu
Wajahmu selalu kurindu
Walau kamu tak seindah dulu,
Aku tetap mencintaimu..             
                    
Kab Semarang, Jumat 7 April 2018


Biodata Penulis

Namaku Yuni Ari Setyawati. Aku lahir di Kebumen pada tanggal 11 Juni 2002. Alamatku sekarang adalah di Dsn. Kalisoko Lor RT14 RW07 Kelurahan Tegalrejo Kecamatan Tengaran, Kab Semarang, Jawa Tengah. Aku sekarang bersekolah di Man Salatiga yang beralamat di Jln KH. Wahid Hasyim No.12 Sidorejo Lor. Saat ini,aku kelas 10 Madrasah. Di sekolah aku mengikuti beberapa ekstrakurikuler, yaitu Paskibra,PMR dan Olimpiade Astronomi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Andi Sofyan Nur;Penderitaan

Janji Karya : Andi Sofyan Nur Dua hari yang lalu Aku berjanji padamu Janji yang pastinya aku tepati Untuk bertemu Bersua Dan menggenggam telapak dingin tanganmu Kemarin Satu hari sebelum waktu pertemuan Kita berjumpa Bersalaman Dan Kau berpamitan padaku Sore hari tampak sangat memerah Menutupi wajah murungku Menutupi seluruh tubuhku Menghangatkan jasadku Walau sebenarnya masih terasa dingin Walau bukan penghangat bagiku Harapan itu tenggelam di ufuk barat Hari ini Aku berdiri Menunggu Dan Menanti di tempat yang telah kujanjikan Hanya menanti Semoga hatimu ingat janjiku dua hari yang lalu Janji yang tak bisa kutepati Semoga kebahagiaan selalu dijanjikan untukmu Dan selalu ditepati Kota Makassar, 23 Maret 2018 Menjauh Karya : Andi Sofyan Nur Aku bukan tak menyukai takdir Bukan juga ingin membencinya Hanya menginginkan sesuatu milikku kembali Hal yang pernah mengisi kehidupanku Dirimu yang kini jauh dariku Kemarin aku duduk dibelakangmu Te...

Puisi-Puisi Apri Kuncoro; Rintik Hujan

RINTIK HUJAN Apri Kuncoro Angin berhembus begitu kencang Seolah badai akan segera datang Menerpa segala apa yang ia terjang Mentari pun mulai tertutup awan mendung Menutup pancaran sinar mentari dari ibu pertiwi Burung-burung mulai berterbangan kesana kemari Mencari tempat untuk bernaung diri’ Katak-katak pun seolah iku bernyanyi Menyambut rintik hujan yang turun ke bumi ‘ Membasahi seluruh wilayah dan makhluk hidup dialam ini Rintik hujan yang selalu ku nanti Aku berharap engkau mampu hadir setiap hari Walau hadirmu hanya sedikit sekali Tapi aku tetap Mensyukuri Karena kau adalah Karunia Illahi Gombong,28 Maret 2018-03-28 RESAH DAN GELISAH Apri Kuncoro Rasa resah dan gelisah hati ini Tak pernah aku mengerti Kapan ia datang dan kapan ia pergi Semua seolah sulit aku pahami Karena resah dan gelisah adalah rasa yang penuh misteri Sebuah misteri yang terkadang sulit aku pungkiri\ Kedua rasa itu,tiba-tiba hadir tanpa ku sadari Pabila ku mengingatmu wahai kek...

Puisi-Puisi Fatimatus Sya'diah;Bagiku Kamu

Antara Ada Dan Tiada Penulis: Fatimatus sya'diah Sejenak garis tipis itu mulai membentuk, Menyeringai tanpa mengerti Mungkin sebab tak lagi mau dicari, Berhenti mencaci tentang rasanya yang tak diyakini. Memilah gengsi dari rangkaian rasa dihati Untuk keberanian yang kau cipta dalam untaian kata, Yang kucerca dgn kata tanpa terduga Untuk perhatian yang kau tuang dalam secangkir kopi, Yang membuatku seketika merasa percaya akan hati Untuk tawa pengertian yang kau sajikan dalam ketenangan Yang membuatku k esal akan tatapan Untuk rela menjadi telinga dalam tiap suara, Yang seketika hadirkan rasa yang tiada dalam kamus rasa Terima kasih, Untuk rasa yang tak pernah terbaca walau selalu dirasa Pekanbaru, 28 April 2018 Sama Dengan Payah Penulis: Fatimatus sya’diah Ketika kata menjadi fatamorgana Hilang dalam rasa Ingin sampaikan makna namun samar dalam oase lara Masih sama dalam asa Meski memudar dalam raga Masih dengan gerutu sang pendusta Walau t...